productlifestyleeducation

5 Money Personality, Sobatblu yang Mana Nih?

Inilah 5 Money Personality yang harus sobatblu pahami sekalian buat belajar identifikasi diri. Kira-kira kamu termasuk yang mana nih?

Sobatblu sadar nggak, kalau cara kamu berperilaku dalam hidup kurang lebih juga menggambarkan bagaimana kamu memperlakukan uang sehari-hari? Nah hal itu biasanya disebut money personality. Selayaknya perilaku terhadap aspek lain dalam hidup, money personality ini menggambarkan gimana kamu berperilaku terhadap uang.

Tentu kelima perilaku ini gak bersifat biner. Maksudnya, bukan berarti sobatblu memiliki satu personality, dan tidak memiliki empat lainnya. Money personality adalah kecenderungan, dan pastinya kamu dapat mengembangkan diri agar nantinya bisa mengurangi kecenderungan berperilaku buruk dengan uang.

Inilah 5 Money Personality yang harus sobatblu pahami sekalian buat belajar identifikasi diri. Kira-kira kamu termasuk yang mana nih?

Debtors

Nah ini nih, yang biasanya jadi beban lingkaran pertemanan. Debtors atau tukang utang ini belum tentu senang belanja. Cuman, pengeluarannya seringkali melebihi pemasukan. Mereka sadar akan itu, tapi terus aja ngelakuin kesalahan yang sama tiap bulannya.

Biasanya, si rajin ngutang ini sama sekali gak mengatur keuangannya, dan cenderung mengalir aja setiap kali nge-spend uang. Alhasil, setiap pengeluaran jadi nggak terlacak. Wajar dong kalau overspend? Diatur dan dihitung aja nggak.

Buat sobatblu yang dari tadi tersinggung waktu baca bagian ini, yuk mulai atur keuangannya. Kalau kamu pakai blu, kamu bisa cobain pakai bluSaving tuh buat mengalokasikan pengeluaran setiap bulannya. Kalau sudah begitu, langsung kelihatan deh pengeluaran mana yang berlebih, jadi bisa dicegah dan gak perlu ngutang-ngutang lagi.

Shoppers

Berbeda dengan debtors, shoppers ini mendapatkan kepuasan pribadi dari menghabiskan uang dan mendapatkan apa yang mereka mau dari itu. Diskon adalah bagian hidupnya. Punya teman pemburu diskon yang kronis banget sampai ngecek e-commerce tiap hari cuma demi memburu diskon? Bisa jadi dia termasuk shoppers tuh. Tapi terkadang, shoppers ini masih gak lupa untuk investasi dan menabung.

Kalau sobatblu sampai melihat teman kamu mulai membeli banyak barang yang gak dia perlu, ada baiknya kamu ingetin biar belanjanya tidak berlebihan. Kalau gak diingetin, bisa-bisa nanti dia kelilit hutang saking kalapnya belanja ini itu.

Big Spenders

Pada dasarnya big spenders ini memang suka dengan yang mahal-mahal. Mobil harus mahal, baju harus mahal, HP harus mahal, mainan harus mahal, kompor harus mahal, panci harus mahal, semua mereka suka dan HARUS mahal. Big spenders tidak peduli dengan diskon atau promo. Mereka juga tidak khawatir dengan risiko utang, ya karena mereka mampu! Living life in the fast lane, work hard play hard, you only live once, adalah sebagian dari banyaknya motto hidup mereka yang menggambarkan sifat totalitas dalam melakukan apapun.

Uangnya datang dari mana? Dari kerja keras tentunya. Gak cuma belanja, kaum-kaum big spenders biasanya juga totalitas dalam bekerja untuk memenuhi keinginannya. Lalu apakah mereka berinvestasi? Tentu, tapi harus ambil risiko tertinggi! Hati-hati ya buat kalian yang selalu ‘berlari kencang’ seperti para big spenders ini. Kalau tersandung, sakit!

Savers

Ya, savers atau tukang nabung ini bisa dibilang cukup konservatif dalam mengatur keuangannya. Ia menabung dengan risiko minim, dan berbakat dalam menahan diri atas godaan material yang selalu memanggil dari iklan-iklan media sosial dan sekitarnya. Melihat jumlah tabungan yang terus tumbuh adalah cara dia untuk bahagia. Tapi apakah perilaku savers sudah pasti baik bagi keuangan dan kebahagiaan hidup? Belum tentu.

Apapun yang berlebihan memang tidak baik, bahkan untuk perilaku menabung sekalipun. Savers yang berlebihan biasa diidentikan dengan si tukang nahan, atau bahkan si pelit. Gak cuma buat orang lain, tapi juga buat dirinya sendiri.

Sebenarnya menabung itu gak perlu hidup menderita kok. Sobatblu sangat berhak untuk self-reward atas perjuanganmu dalam hidup. Sesekali jalan-jalan atau beli barang keinginan tidak masalah, selama cashflow tetap stabil dan tabungan masih aman.

Investors

Nah, investor ini adalah orang-orang yang biasanya sudah sepenuhnya sadar akan kondisi keuangannya. Mereka memiliki strategi keuangan yang matang, dengan tujuan membuat uang agar bekerja untuknya, dan bukan sebaliknya.

Tujuan akhir dari seorang investor adalah untuk sepenuhnya hidup dari pendapatan pasif, hasil perjuangannya bertahun-tahun. Perilaku menabung dan investasi biasanya dilakukan dengan perhitungan risiko yang matang, dan memiliki tujuan jangka panjang seperti 10, 15 tahun, bahkan hingga masa pensiun nanti.

Itulah 5 money personality yang harus sobatblu pahami agar bisa introspeksi diri. Sobatblu kira-kira yang mana ya? Coba identifikasi kecenderungannya mengarah ke yang mana. Kalau dirasa belum baik, yuk pelan-pelan perbaiki perilaku keuanganmu bareng blu!

Gimana? Masih bingung?

Nih, solusinya